Advertisement

Tampilkan postingan dengan label Alam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Alam. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 Februari 2016

Sewa Bus Pariwisata Ke danau terindah



Menikmati Keindahan Indonesia dengan menggunakan layanan dari agent Tour dan Travel seperti agent tour dan Travel megatrans Indonesia berbagai layanan dan akomodasi perjalanan wisata di Indonesia  telah tersedia, dengan pelayanan wisata murah dan berkualitas dimana kami menyediakan berbagai jasa penyewaan kendaraan seperti Sewa Bus Pariwisata murah bandung, Sewa Elflong Pariwisata murah bandung,  Sewa Medium Bus Pariwisata Bandung murah selain itu ada armada baru yang kami siapkan terutama bagi anda yang ingin menikmati layanan eksklusif tapi murah yaitu sewa Commuter Hiace Pariwisata Murah Bandung. Tentunya dengan destinasi wisata yang akan kami sesuaikan dengan keinginan konsumen. Tapi tentunya sebagai agent Tour dan Travel dibandung yang berkompeten kami akan sediakan beberapa objek wisata yang cukup awam di telnga kita, beberapa hal yang kita tau bahwa Negara kita merpakan Negara yang kaya dan berada di garis khatulistiwa yang tntunya keanekaragaman flora dan fauna yang memiliki nilai diversitas paling tinggi di antara Negara lainnya, bukan hanya itu guna meningkatkan nilai nasionalisme dalam diri kita pengetahuan akan kekayaan Negara kita bukan hanya SDA nya saja tetapi mulai dari warisan budaya, bahasa, topografi nusantara, warisan sejarah, alam dan fakta dibalik tiap tiap wilayah mulai dari hubungan, budaya dengan keberlangsungan suatu ibjek wilayah eperti tempat wisata yang dapat dijadikan sebagai layanan paket wisata murah, dan tentunya dengan mengetahui hal ini kita akan menadari dan mulai tumbuh rasa memiliki sehingga kita akan slalu menjaga sustainability apa yang diwariskan sang ibu pertiwi. Coba kita tengok beberapa objek wisata berikut ini
1.      Segara Anak

 Segara Anak adalah danau kawah Gunung Rinjani di pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat,Indonesia. Nama Segara Anak berarti anak laut diberikan untuk itu karena warna biru mengingatkan danau laut.
Segara Anak merupakan sebuah danau yang terletak di kaldera gunung Rinjani Desa Sembalun Lawang, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Segara (laut) anak berarti anak laut yang di yakini sebagai bagian dari laut yang terpecah ke dalam sebuah pulau. Hal ini di dasari atas warna air yang biru seperti laut. Danau ini terletak pada ketinggian kurang lebih 2000 mdpl. Jika anda mendaki gunung Rinjani (3726 Mdpl), umumnya Tour Guide akan membawa anda melintasi danau ini dan bermalam di sana.
Banyak hal menarik yang dapat dilakukan di danau ini. Di danau ini terdapat banyak ikan mulai dari ikan nila, mas, dan mujair. Ikan-ikan ini sengaja dikembangbiakkan oleh pemerintah dan masyarakat setempat untuk menambah daya tarik tersendiri dari danau segara anak. Jangan lupa untuk menyiapkan peralatan pancing bagi anda yang berminat mendaki gunung Rinjani.
Para pendaki Gunung Rinjani banyak yang membuat jalur pendakian dengan menyusuri lembah disamping danau untuk memberikan sesajen pada dewa didasar danau. Dari danau terlihat sebuah gunung volcano (Gunung Baru Jari yang berarti gunung baru jadi)yang merupakan anak gunung rinjani dan didekatnya terdapat sumber air panas yang dipercayai mampu mengobati berbagai penyakit kulit.
Di kawasan perkemahan di dekat danau segara Anak ini terdapat sebuah pohon tua yang dikeramatkan oleh penduduk setempat. Dengan perantara pohon ini diyakini bahwa apa yang kita inginkan dapat terkabul. Mitos yang berkembang di masyarakat setempat bahwa jika anda memiliki keinginan yang belum sempat terkabul maka gantungkanlah sebuah batu pada pohon ini kemudian ucapkan keinginan anda. Jika keinginan anda tercapai, maka batu yang anda gantungkan sebelumnya harus segera dilepaskan. Menurut masyarakat setempat, jika anda tidak mengembalikan batu tersebut maka keinginan yang telah anda raih akan kembali sirna.
Pemandangan di Danau ini sungguh menakjubkan dan sangat indah sehingga banyak wisatawan luar maupun dalam negeri berdatangan dan mendaki Gunung Rinjani untuk menyaksikan ke indahan Danau tersebut. Danau Segara Anak yang luasnya 1.100 ha dengan kedalaman 230 m.

2.      Danau Kaco
Danau Kaco, masyarakat setempat menyebutnya yang dalam bahasa Indonesia berarti kaca. Danau kaco memang mempunyai air yang sangat bening kebiruan. Terletak di kentinggian 1289 diatas permukaan air laut, danau ini tergolong danau yang kecil tidak seperti danau-danau pada umumnya. Hanya berukuran luas sekitar 30 x 30 meter, namun danau ini bisa menyuguhkan keindahan tersendiri diantara pepohonan di sekitarnya.
Selain mempunyai air yang sangat bening, kedalaman danau ini masih misteri dan belum ada yang tau pasti berapa kedalamanya. Walaupun kita masih bisa melihat beberapa ikan semah yang berlalu lalang mencari makan. Keajaiban lainnya adalah Danau Kaco ini memancarkan cahaya yang terang saat gelap gulita, apalagi saat bulan purnama. Kebanyakan pengunjung banyak yang bermalam untuk melihat keajaiban ini dan tidak diperlukan penerangan karena terang dari cahaya danau. Beberapa peneliti mencoba untuk mencari jawaban akan fenomena ini, tetapi semua masih misterius dimana dalam penyelaman oksigen habis sebelum menyentuh dasar danau.
Sedikit cerita dari warga setempat. Mitos lahirnya Danau Kaco ini bermula hadirnya sebuah cerita seorang putri cantik yang ingin dipinang oleh banyak pemuda. Tanpa ragu mereka menitipkan bebatuan mulia pada Raja Gagak, ayah sang putri. Akan tetapi, keserakahan justru membuat Raja Gagak menodai putrinya sendiri. Setelah itu, putrinya pun dibenamkan ke dalam danau beserta harta pinangan tersebut.
Untuk menuju ke Danau Kaco ini terbilang tidaklah mudah. Tidak adanya jalan aspal yang lebar ataupun tempat berteduh yang nyaman selama perjalanan. Akan butuh tenaga ekstra untuk mencapai ke danau ini. Pengunjung akan berjalan kaki menyusuri hutan sekitar 4 jam perjalanan, tetntunya dengan keindahan yang mengiringi perjalanan seperti pepohonan besar, suara burung-burung endemik ataupun kupu-kupu nan cantik. Selain pepohonan besar dan rimbun, pengunjung juga akan melewati rimbunya pohon bambu dan menyeberangi sungai dengan air yang jernih. Dan tentunya semua itu akan terbayarkan dengan keindahan Danau Kaco yang seindah mutiara.
Lokasi
Danau Kaco terletak di Kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat tepatnya di Desa Lempur, Kecamatan Gunung Raya. Sekitar dua jam dari Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi.
Akses
Danau Kaco dapat ditempuh melalui jalur darat dimulai dari Kota jambi ke sungai Penuh.Jarak antara Jambi ke Sungai Penuh sekitar 500 km dengan waktu tempuh sekitar 10 jam perjalanan. Selanjutnya dari Sungai Penuh dilanjutkan ke desa terdekat yaitu Desa Lempur,Kecamatan Gunung Raya dalam waktu 45 Menit dengan kendaraan roda empat atau pun roda dua. Setelah itu dilanjutkan lagi dengan berjalan kaki menyelusuri hutan sekitar 4 jam untuk sampai ke Danau Kaco.

3.      Danau Kumbolo
Ranu Kumbolo berlokasi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, tepatnya di antara kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.


Bagi Anda yang berada di luar Jawa Timur, dapat menggunakan jalur udara menuju Malang melalui bandar udara Abdurrahman Saleh. Namun jika Anda lebih menyukai perjalanan yang santai, dapat menggunakan kereta api menuju stasiun kota baru.
Setelah tiba di kota Malang, Anda bisa mncari angkutan umum menuju desa Tumpang kemudian berhenti di Terminal Tumpang. Perjalanan selanjutnya dapat Anda tempuh menggunakan mobil jeep (SUV) yang disewakan penduduk sekitar menuju Ranu Pani.
Sejujurnya, perjalanan wisata menuju Ranu Kumbolo bukanlah perjalanan yang mudah, malah dapat dikatakan perjalanan yang berat karena membutuhkan kekuatan fisik yang prima dan perbekalan yang cukup.
Disarankan bagi Anda yang ingin berwisata ke sini, paling tidak selama satu minggu sebelumnya latihan fisik terlebih daulu. Latihan fisik ini bisa berupa jogging, gym, lari, dan olahraga lain yang bisa meningkatkan daya tahan dan kekuatan tubuh Anda.
4.      Danau Habema

 Danau Habema memang bisa dikatakan sebagai danau di atas. Walapun lokasinya di kaki Gunung Trikora, Kabupaten Jayawijaya, Papua, danau ini merupakan salah satu danau tertinggi di Indonesia. Terletak di ketinggian lebih dari 3.300 meter di atas permukaan laut, oleh Masyarakat Dani, penduduk Jayawijaya, danau itu dianggap sebagai tempat keramat yang jadi sumber kesuburan dan kehidupan.

Untuk mencapai Danau Habema, yang dalam bahasa setempat bernama Yuginopa berada di zona inti Taman Nasional Lorenz, Papua. Area Habema mempunyai luas kurang lebih sekitar 224,35 hektar dengan keliling 9.79 kilometer  Nama Habema diambil dari seorang perwira Belanda yang bernama Letnan D Habema, yang mengawal ekspedisi HA Lorentz untuk mencapai puncak  Ettiakup (sebutan masyarakat lokal untuk Gunung Trikora) pada tahun 1909. Pada masa pemerintahan Belanda, Gunung Trikora dikenal dengan nama Wilhelminatop. Baru pada 1963 namanya berubah menjadi Trikora (Tri Komando Rakyat) setelah perintah Presiden pertama Indonesia, Soekarno, untuk merebut Papua Barat.

Dahulu, puncak Gunung Trikora dan sekitar Danau Habema dihiasi dengan salju. Tapi beberapa tahun terakhir, salju di Trikora menipis dan Habema juga tidak pernah lagi dihiasi salju di sekitarnya. Tetapi Danau Habema masih punya banyak keindahan lain yang bisa dinikmati. Mulai dari bentang pemandangan padang rumput yang terlihat sejauh mata memandang, embun di ujung dedaunan dan rerumputan, lalu air danau yang tenang, serta masih banyak lagi.

Banyak pendaki Pegunungan Jayawijaya dan Cartenz mampir di danau ini sebelum melanjutkan perjalanan ke puncak tujuan mereka. Dari kota Wamena, Danau ini bisa dicapai dalam waktu sekitar 3 jam dengan menggunakan kendaraan bermotor. Jalur menuju Habema pun juga jadi tantangan tersendiri bagi para pengemudi kendaraan off-road. Jalan berliku yang sempit dan diapit oleh hutan jadi tantangan tersendiri bagi orang-orang penggemar olahraga pemacu adrenalin itu. Film Denias, Senandung di Atas Awan juga menggunakan indahnya Danau Habema sebagai salah satu lokasi syuting.

Para penggemar kegiatan birdwatching juga pasti tidak akan menyesal datang ke Danau Habema. Area di sekitar Danau Habema adalah habitat bagi puluhan spesies burung endemik dan tentu saja burung kebanggaan sekaligus maskot Provinsi Papua, Burung Cenderawasih. Selain birdwatching, di sekitar Danau Habema kabarnya juga bisa ditemui anggrek hitam yang teramat sangat langka.

Jika ingin mengunjungi Danau Habema, setelah mencapai gerbang checkpoint, berupa sebuah bangunan gardu sederhana, harus menempuh perjalanan sekitar 1 jam lagi dengan melewati tanah yang penuh dengan lumpur, lumut dan kubangan air. Dan, jangan lupa mengenakan pakaian yang bisa melindungi dari udara dingin, karena suhu di sekitar Danau Habema rata-rata mencapai 7-8 derajat celcius. Bahkan bisa mencapai 4 derajat celcius.

5.      Telaga Warna Dieng
 Telaga Warna Dieng adalah salah satu objek wisata yang berada di kawasan Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah Telaga ini merupakan salah satu destinasi wisata andalan Kabupaten Wonosobo Nama Telaga Warna sendiri diberikan karena keunikan fenomena alam yang terjadi di tempat ini, yaitu warna air dari telaga tersebut yang sering berubah-ubahTerkadang telaga ini berwarna hijau dan kuning atau berwarna warni seperti pelangi Fenomena ini terjadi karena air telaga mengandung sulfur yang cukup tinggi, sehingga saat sinar Matahari mengenainya, maka warna air telaga nampak berwarna warni
Telaga Warna berada di ketinggian 2000 meter di atas permukaan laut, dan dikelilingi oleh bukit-bukit tinggi yang menambah pesona keindahan alam sekitar telaga warna.[3] Keindahan telaga warna akan lebih terasa jika pengunjung naik ke salah satu bukit yang mengelilingi telaga ini.[4] Waktu yang paling tepat untuk mengunjungi telaga warna adalah saat pagi atau siang hari, karena pada sore hari, kabut tebal akan menutupi daerah sekitar telaga warna, sehingga pengunjung tidak dapat menikmati keindahan alamnya.
Harmonisasi alam dengan udara yang sejuk dan bersih membuat suasana Telaga Warna Dieng begitu memikat Para wisatawan juga akan merasakan suasana mistis yang hening disempurnakan oleh kabut putih dan pepohonan yang rindang.
Di sekitar Telaga Warna Dieng tedapat beberapa gua yang juga patut untuk dikunjungi, seperti Gua Semar Pertapaan Mandalasari Begawan Sampurna Jati Di depan gua ini terdapat arca wanita dengan membawa kendi Gua ini juga memiliki kolam kecil yang airnya dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit dan membuat kulit jadi lebih cantik. Ada juga Gua Sumur Eyang Kumalasari, dan Gua Jaran Resi Kendaliseto Selain itu, ada pula Batu Tulis Eyang Purbo Waseso Gua-gua di sekitar telaga warna ini sering dijadikan sebagai tempat meditasi.
Keberadaan Telaga Warna Dieng juga sangat berguna bagi masyarakat sekitar Mereka menggunakan air dari telaga warna sebagai sumber irigasi untuk mengairi tanaman kentang yang menjadi komoditas utama di kawasan ini.
Akses menuju ke telaga warna dapat ditempuh dari pusat Kota Wonosobo dengan menggunakan kendaraan umum dari terminal Kota Wonosobo, dengan menempuh jarak sekitar 30 kilometer, atau selama 45 menit sampai 1 jam. Tetapi jika ingin menggunakan kendaraan pribadi, pastikan kendaraan dalam keadaan baik. Hal ini disebabkan oleh medan jalan yang dilewati cukup berliku dan menanjak. Selain itu, di kanan dan kiri jalan berbatasan langsung dengan jurang yang cukup dalam

6.      Danau Gunung Tujuh
Danau Gunung Tujuh merupakan Danau yang terletak di Kabupaten Kerinci, Jambi. tepatnya di Desa Pelompek, Kecamatan Ayu Aro. Danau ini berada di kawasan Gunung Tujuh, sebuah gunung yang berada tepat di belakang Gunung Kerinci. Gunung Tujuh masih termasuk dalam wilayah Taman Nasional Kerinci Seblat yang merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO.
Bagi pendaki gunung, Kerinci mungkin menjadi tujuan utama karena gunung tersebut merupakan gunung aktif tertinggi di Indonesia [3805 mdpl], namun bagi wisatawan yang ingin sekedar menikmati keindahan alam Kabupaten Kerinci, Danau Gunung Tujuh bisa menjadi pertimbangan sebagai tujuan wisata. selain memiliki panorama alam yang menakjubkan, jalur yang dilalui juga jauh lebih mudah daripada Gunung Kerinci. Danau Gunung Tujuh juga merupakan salah satu Danau tertinggi di Indonesia, Danau ini berada di ketinggian 1.950 meter di atas permukaan laut. Dengan ketinggian hampir 2 kilometer dpl itu bisa dibayangkan betapa dinginnya air Danau Gunung Tujuh di pagi hari. Meskipun begitu, berendam di Danau Gunung Tujuh dengan air yang sangat dingin menjadi tantangan sendiri bagi para pendaki.
7.      Danau Kelimutu
Danau Kelimutu adalah danau kawah yang terletak di puncak Gunung Kelimutu (gunung berapi) yang terletak di Pulau Flores, Provinsi NTT, Indonesia. Lokasi gunung ini tepatnya di Desa Pemo, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende.
Danau Kelimutu
Danau ini dikenal dengan nama Danau Tiga Warna karena memiliki tiga warna yang berbeda, yaitu merah, biru, dan putih. Walaupun begitu, warna-warna tersebut selalu berubah-ubah seiring dengan perjalanan waktu.
Danau ini berada di ketinggian 1.631 meter dari permukaan laut.
Kelimutu merupakan gabungan kata dari “keli” yang berarti gunung dan kata “mutu” yang berarti mendidih. Menurut kepercayaan penduduk setempat, warna-warna pada danau Kelimutu memiliki arti masing-masing dan memiliki kekuatan alam yang sangat dahsyat.
Danau atau Tiwu Kelimutu di bagi atas tiga bagian yang sesuai dengan warna – warna yang ada di dalam danau. Danau berwarna biru atau “Tiwu Nuwa Muri Koo Fai” merupakan tempat berkumpulnya jiwa-jiwa muda-mudi yang telah meninggal. Danau yang berwarna merah atau “Tiwu Ata Polo” merupakan tempat berkumpulnya jiwa-jiwa orang yang telah meninggal dan selama ia hidup selalu melakukan kejahatan/tenung. Sedangkan danau berwarna putih atau “Tiwu Ata Mbupu” merupakan tempat berkumpulnya jiwa-jiwa orang tua yang telah meninggal.
Luas ketiga danau itu sekitar 1.051.000 meter persegi dengan volume air 1.292 juta meter kubik. Batas antar danau adalah dinding batu sempit yang mudah longsor. Dinding ini sangat terjal dengan sudut kemiringan 70 derajat. Ketinggian dinding danau berkisar antara 50 sampai 150 meter.
Awal mulanya daerah ini diketemukan oleh Van Such Telen, warga negara Belanda, tahun 1915. Keindahannya dikenal luas setelah Y. Bouman melukiskan dalam tulisannya tahun 1929. Sejak saat itu wisatawan asing mulai datang menikmati danau yang dikenal angker bagi masyarakat setempat. Mereka yang datang bukan hanya pencinta keindahan, tetapi juga peneliti yang ingin tahu kejadian alam yang amat langka itu.
Kawasan Konservasi Alam Nasional
Kawasan Kelimutu telah ditetapkan menjadi Kawasan Konservasi Alam Nasional sejak 26 Februari 1992.
Jenis hutan
  • Hutan Dipterokarp Bukit adalah kawasan hutan yang terdapat di ketinggian antara 300 – 750 meter.
  • Hutan Dipterokarp Bukit 300 – 750 meter
  • Hutan Dipterokarp Atas ketinggian 750 – 1.200 meter
  • Hutan Montane 1,200 – 1.500 meter
  • Hutan Ericaceous > 1.500 meter
Beberapa flora yang dapat ditemui di sekitar danau antara lain Kesambi (Schleichera oleosa), Cemara (Casuarina equisetifolia) dan bunga abadi Edelweiss. Sedangkan fauna yang ada di sekitar danau, antara lain Rusa (Cervus timorensis), Babi hutan (Sus sp.), Ayam hutan (Gallus gallus) dan Elang (Elanus sp.)
Danau Kelimutu yang terletak di puncak Gunung Kelimutu ini masuk dalam rangkaian Taman Nasional Kelimutu.
Danau Kelimutu mempunyai tiga kubangan raksasa. Masing-masing kubangan mempunyai warna air yang selalu berubah tiap tahunnya. Air di salah satu tiga kubangan berwarna merah dan dapat menjadi hijau tua serta merah hati; di kubangan lainnya berwarna hijau tua menjadi hijau muda; dan di kubangan ketiga berwarna coklat kehitaman menjadi biru langit.
Secara adminitratif, Danau Kelimutu berada pada 3 kecamatan, yakni Kecamatan Detsuko, Kecamatan Wolowaru dan Kecamatan Ndona, ketiganya berada di bawah naungan Kabupaten Dati II Ende, Propinsi Nusa Tenggara Timur.
Akses ke Kawasan ini yaitu dari ibukota Propinsi NTT, yakni Kupang, menggunakan pesawat menuju kota Ende, di Pulau Flores, dengan waktu tempuh mencapai 40 menit. kemudian perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan angkutan umum berupa mini bus, menuju Desa Kaonara, yang berjarak 93 km, dengan waktu tempuh sekitar 3 jam. Dari Desa Koanara menuju Puncak Danau Kelimutu, berjalan sepanjang 2,5 km.

Minggu, 31 Januari 2016

Pulau tidung

Pulau Tidung
Sewa Elflong Pariwisata ke pulau tidung, pulau tidung mepakan salah satu bagian dari kepulauan seribu selatan dan terbagi dua menjadi pulau tidung besar dan pulau tidung kecil karena merupakan salah satu anggota kepulauan seribu tentunya sebuah Elflong Pariwisata tidak akan bisa mengantarkan anda hingga pulau tidung, tapi kami dari megatrans Indonesia siap mengakomodasi anda untuk berwisata ke pulau tidung dengan akomodasi kendaraan seperti sewa Bus Parwisata Murah, sewa Elflong pariwisata murah hingga muara angke disana anda melanjutkan perjalanan ke pulau tidung menggunakan kapal, tapi keindahan pulau ini sungguh suatu bukti kebesaran allah swt, keulauan seribu atau salah satunya pulau tidung terbentuk akibat endapan terumbu karang dan sisa hewan laut lainnya selama berjuta-juta tahun lamanya, menurut ilmu gelogi pembentukannya sangat sederhana dibandingkan pembentukan wilayah lainnya misalka, pulau jawa terbentuk akbat Susunan batuan dasar yang membentuk Pulau Jawa memiliki asal-usul dan umur yang berbeda satu dengan yang lainnya. Jawa bagian barat diperkirakan telah terbentuk pada akhir Zaman Kapur (145 hingga 65 juta tahun lalu) dan menjadi bagian dari Paparan Sunda (Sundaland Core), sementara Jawa bagian timur diyakini berasal pecahan kecil benua Australia (sejumlah peneliti menyebutnya sebagai East Java Microcontinent). Bagian timur ini diperkirakan mulai ‘menabrak’ dan bergabung dengan bagian barat sekitar 100-70 juta tahun yang lalu hingga menciptakan bentuk awal Pulau Jawa yang ada saat ini. Artinya, Pulau Jawa terbentuk dari gabungan dua lempeng benua dan bagian barat Pulau Jawa diyakini memiliki umur yang lebih tua dibanding bagian timurnya. Batas di antara kedua bagian ini tertandai dengan adanya sesar purba yang membentang dibawah Sungai Luk Ulo di Kebumen, Jawa Tengah, menyeberangi Laut Jawa dan berakhir di Pegunungan Meratus yang membelah Kalimantan Selatan. Saat ini, hanya ada tiga tempat yang memiliki rekam jejak sejarah kebumian dari masa awal terbentuknya Pulau Jawa, yaitu Teluk Ciletuh (Sukabumi, Jawa Barat), Karangsambung (Kebumen, Jawa Tengah) dan Bayat (Klaten, Jawa Tengah). Rekaman ini tersimpan dalam bentuk singkapan yang menampakkan batuan dasar tertua yang berumur hingga sekitar 96 juta tahun. Singkapan ini terjadi sebagai akibat dari proses tumbukan antar lempeng disertai dengan erosi yang berlangsung terus-menerus dalam rentang waktu yang sangat panjang, jutaan tahun lamanya. Dari masa ke masa, proses geologis berlangsung tanpa henti, menyusun beragam wujud muka bumi yang berbeda-beda. Proses pengendapan pertama diperkirakan terjadi antara 54 hingga 36 juta tahun lalu (Kala Eosen). Berbagai material terendapkan di cekungan-cekungan yang terbentuk akibat peregangan lempeng. Tersingkapnya batuan konglomerat, batugamping, batupasir serta batubara, menunjukkan ciri pengendapan sungai, danau dan laut dangkal yang terjadi saat itu. Pada masa berikutnya, ketika Pulau Jawa sudah mulai terbentuk dengan poros membujur arah barat dan timur, muncul tekanan dahsyat dari arah selatan. Perlahan namun pasti, lempeng samudera Indo-Australia yang bergerak ke arah utara ‘menabrak’ lempeng benua Eurasia dari sisi selatan pada zona yang berposisi sejajar dengan Pulau Jawa. Lempeng samudera yang memiliki densitas atau massa jenis yang lebih tinggi mengalami subduksi atau penunjaman. Peristiwa inilah yang kemudian menjadi penyebab terbentuknya palung laut, pegunungan, serta aktifitas vulkanik yang memunculkan bentukan gunung berapi. Sebagian material lempeng samudera Indo-Australia mengalami pelelehan, mencair menjadi magma dan menciptakan jalur vulkanik dalam posisi sejajar dengan poros panjang Pulau Jawa. Inilah kelanjutan peristiwa yang menjadi bagian penting dari rangkaian sejarah terbentuknya Pulau Jawa, ditandai dengan mulai terbentuk gugusan gunung api purba sebagai jalur vulkanik yang berjajar di bagian selatan dan menjadi tulang punggung Pulau Jawa jutaan tahun yang lalu. Menarik untuk dicatat, dalam kurun waktu antara 36 hingga 10,2 juta tahun lalu ini (Kala Oligosen Akhir hingga Kala Miosen Awal), pada gugusan gunung api purba di Pulau Jawa ini, diperkirakan telah terjadi rangkaian peristiwa vulkanisme yang teramat dahsyat. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya penemuan singkapan lapisan batuan piroklastik serta ditemukannya batupasir vulkanik yang sangat tebal sebagai hasil erupsi gunung berapi purba. Berdasarkan bukti-bukti geologis yang ditemukan di sekitarnya, setidaknya telah dikenali dua gunung api purba yang di kalangan ahli geologi dinamai berdasarkan lokasi penemuan bukti-bukti geologisnya, bukan berdasarkan letak titik pusat aktifitas vulkaniknya. Kedua gunung api itu adalah Gunung Api Purba Semilir dan Gunung Api Purba Nglanggeran. Inilah masa-masa dimana gunung api purba mengalami kejayaannya di Pulau Jawa. Namun pada kisaran 16 hingga 2 juta tahun yang lalu (Kala Miosen Tengah hingga Pliosen Akhir) kegiatan magmatisme di gugusan gunung api purba ini mulai jauh berkurang. Saat itu, situasi di sebagian besar Pulau Jawa masih berada dalam genangan laut dengan kehidupan biotanya yang berkembang dengan baik. Daerah pegunungan selatan merupakan daerah laut dangkal dengan airnya yang cenderung tenang, jernih, memiliki sumber makanan yang memadai, serta mendapatkan sinar matahari yang cukup. Kondisi ini memungkinkan terbentuknya koloni koral atau kompleks terumbu yang sangat luas serta berkembang biaknya biota laut, seperti plankton, moluska, algae dan masih banyak lagi. Fakta ini terekam dengan baik dan dapat diamati pada ragam singkapan batugamping yang sangat tebal dan meluas di sepanjang sisi selatan dan sisi utara Pulau Jawa saat ini. Pada kisaran 12 juta tahun yang lalu (Kala Miosen Tengah), mulailah terjadi pelandaian kemiringan penunjaman lempeng samudera Indo-Australia, sehingga proses pelelehan yang menghasilkan magma ikut bergeser ke arah utara. Proses ini terus berlanjut sampai sekitar 1,8 juta hingga 11.500 tahun yang lalu (Kala Pleistosen) dan masih tetap berlanjut hingga saat ini (Kala Holosen), meninggalkan gugusan gunung api purba yang telah terbentuk sebelumnya di sisi selatan Pulau Jawa. Pergeseran jalur vulkanik yang mencapai jarak sekitar 50 hingga 100 kilometer ke arah utara ini, secara otomatis telah menonaktifkan semua gunung berapi purba, karena suplai magma hasil pelelehan di bawah permukaan bumi telah bergeser ke utara. Aktifitasnya gunung api purba seperti Nglanggeran, Semilir dan kemungkinan pusat-pusat erupsi lainnya, berangsur-angsur mulai turun, bahkan bisa dikatakan nyaris tak bersisa lagi. Kondisi Pulau Jawa pun menjadi relatif stabil, meskipun kegiatan magmatisme tetap ‘terpelihara’ oleh alam, bergeser ke sebelah utara. Tidak selamanya gunungapi itu hidup dan aktif, ada masa-masanya sebuah gunung api itu lahir, aktif akhirnya tertidur pulas dan mati. Secara mudah penjelasan diatas dapat digambarkan seperti dibawah ini. Pengendapan delta, sungai dan laut dangkal diatas Pulau Jawa menjadi proses alamiah yang telah berlangsung dalam kurun waktu antara 25,2 hingga 5,2 juta tahun silam. Penurunan muka air laut terjadi secara berangsur-angsur, mengiringi pengendapan-pengendapan material di daratan dan tepi laut. Pada saat yang sama, lempeng samudera Indo-Australia pun terus bergerak menekan lempeng benua Eurasia. Sebagai akibatnya, perlahan namun pasti, pegunungan selatan Pulau Jawa mulai mengalami pengangkatan, sehingga daerah-daerah yang dahulunya berupa lingkungan laut dangkal, sedikit demi sedikit mulai berubah menjadi daratan, bahkan sebagian diantaranya berubah menjadi perbukitan. Proses pembentukan berikut pusat aktifitas gunung api pun terus bertumbuh, beriringan dengan pengangkatan, pemiringan, erosi serta pertumbuhan terumbu secara ekstensif yang mungkin bahkan masih berlangsung hingga saat ini. Rangkaian peristiwa alam ini terus berlanjut dalam rentang jutaan tahun lamanya, hingga mencapai bentukan sempurna Pulau Jawa sebagaimana penampakannya di saat ini, dengan gugusan gunung berapi ‘muda’ di bagian tengahnya. Jadi kalau kita bandingkan proses pembentukan keduanya sunguh sangat jauh berbeda tapi allah swt membuat keduanya sempurna untuk kita nikmati
Pulau Tidung

Jumat, 29 Januari 2016

Gunung Tangkuban Parahu


Sewa Bus Pariwisata Bandung

Sewa Bus Pariwisata ke Kota Bandung (Bandoeng) Murah meriah Sekaligus menelusuri fakta unik terbentuk nya si Kota Kembang, dengan membeli layanan Sewa Bus Pariwisata Murah dari Megatrans Indonesia, mau tau dulu Bandung (Bandoeng) itu sebuah danau dan kalau kita bayangkan Bandung (Bandoeng) masih danau kita ga akan bias pake sewa bus pariwisata murah dari megatrans Indonesia, na pertanyaannya kenapa Bandung (Bandoeng) sekarang bukan danau, karena e karena sangkuriang patah hati alias galau (catatan “galau sickness” bisa menjangkit siapa aja dan ga pandang bulu walaupun tu orang sakti mandraguna tetap aja bisa galau) lets keep going emang agka ga nyambung sih tapi si sangkuriang ini galau merupakan kiasan sebuah fakta, nah lo kenapa harus pake dongeng kalo itu fakta, well maybe its just some conclusion refers to human behavior, cie paka basa inggris segala, maklum baru kesambang setan bule. Ok gini bedtime stories tuh lebih mudah di inget dan lebih mudah ditularkan, what the fuck you thinking about, lu piker penyakit, bukan lah tapi itu fakta kalo dongeng tuh lebih gampang nular, liat aja ibu ibu rempong kalo beli sayuran sambil ngegosipkan dan itu terus aja nyebar ampe sekampung na itu dia kan jadi kebiasaan manusia itu suka cerita dan kalo menarik dan melayang-layang diangkasa kaya sinetron-sinetron udah deh, apalagi ibu-ibu m***tnya dua kaya burung kakatua doyannya  sewa bus pariwisata di megatrans Indonesia, terus sebelum naek bis bilang”rumpiess yu jengg” beh ini nih kayanya kalo ada bus pariwisata yang seatnya lesehan terus ada onde onde, sirup, kacang goreng, and blab la blab la terus supir ama kenek bis nya nyiapin gelas tutup pake kertas terus dibolongin segede sedotan, isi aja kertas kecil ke risoles udah langsung “arisan yu jeng” yang menang di K**s ama pa supir berkumis baplang kek pa raden, namanya bapa asep kalo di megatrans Indonesia ups udah ntar kelewatan yang posting ntar dikejar para suami tu ibu ibu ok just kidding bau gading. Ko gua panas ya mo posting ini
Ok mari mari ibu2 arisan, ibu2 rumpies sini beli layanan sewa bus pariwisata murah di megatans Indonesia ada DISKON BESAR BESARAN SEBESAR 50% x 0 CIAHAAHAA KITE jalan jalan ke gunung tangkuban perahu yang ga di sangka dang a dinyana ni gunung punya sodara, bapa, ama kakek nahlo ibu ama nenek nya mana! Mana aja boleh, ga gitu juga sih bias dibilang ibu nya tu litosfer Indonesia (ups bacanya Ibu Pertiwa Tercinta ya kalo kalian emang anak Indonesia) kalo aku sih anak Ibu Bapa KU, ok banyak bacot ni yang Posting, oi itu kan gua sendiri, nah back to the topic jadi gini anak anak kek guru SD aja ya, gunung tangkuban perahu tu berawal dari ………………….. once upon a time.
Di utara Bandung (Bandoeng), di tempat Gunung Tangkubanparahu sekarang, terdapat gunung api raksasa. Gunung Jayagiri, namanya. Gunung ini kemudian meledak dahsyat hingga mengambrukkan tubuhnya membentuk kaldera, kawah yang sangat luas. Dari sisi kaldera Jayagiri ini tumbuh gunung baru, yaitu Gunung Sunda. Letusan maha dahsyat Gunung Sunda telah mengambrukkan tubuhnya membentuk kaldera. Dari kaldera Gunung Sunda inilah Gunung Tangkubanpararahu terbentuk. Sampai sekarang, cucu Gunung Jayagiri ini terus memperlihatkan aktivitasnya, membentuk dirinya mengikuti jejak alam leluhurnya.
Sewa Elf Long Pariwisata
Komplek Kaldera Gunung Sunda dan Gunung Tangkubanparahu menyimpan sejarah bumi yang sangat panjang. Gunung ini mempunyai daya pikat dan pesona yang luar biasa, sehingga terus mendapat perhatian.Kawasan ini bukan hanya memiliki keragaman bumi, melainkan juga keragaman hayati, baik flora maupun faunanya. Macan tutul (Panthera pardus sondaicus) yang menjadi simbol fauna Jawa Barat pun masih terdapat di sana.
Mochamad Nugraha Kartadinata (MNK, 2005) telah mengaji secara mendalam Gunung Tangkubanparahu dan Gunung Sunda. Data hasil kajianya dijadikan dasar dalam tulisan ini.
Gunung Sunda (1.854 m.dpl.) yang terdapat dalam peta, itu hanyalah kerucut kecil dalam rangkaian panjang kaldera Gunung Sunda. Gunung Sunda yang sebenarnya dibangun dengan dasar gunung selebar 20 km. lebih, dengan ketinggian ± 4.000 m.dpl. Sangat mungkin tinggi sesungguhnya lebih dari taksiran itu, sebab, pada umumnya sebuah gunung yang meletus hingga membentuk kaldera, menghancurkan dua per tiga tubuh gunungnya. Kalau saat ini titik tertinggi dari kaldera Gunung Sunda adalah 2.080 m.dpl., artinya, tinggi gunung tersebut hanyalah satu per tiga bagian dari Gunung Sunda.
Sebelum Gunung Sunda terbangun, di sana terdapat Gunung Jayagiri. Letusan-letusan pertamanya mengalirkan lava, yang terjadi dalam rentang waktu antara 560.000-500.000 tahun yang lalu. Kemudian letusan-letusan yang mengambrukkan badan gunung ini hingga membentuk kaldera.
Tiga abad kemudian, dari dalam kaldera itu terjadi letusan yang membangun gunung baru, yaitu Gunung Sunda. Letusan dahsyat Gunung Sunda oleh MNK dibagi menjadi tiga episode letusan utama.
Episode pertama berupa letusan-letusan yang mengalirkan lava, terjadi antara 210.000-128.000 tahun yang lalu. Episode kedua, terjadi 13 unit letusan, dalam satu unit letusan dapat terjadi lebih dari satu kali letusan besar. Episode ketiga berupa letusan-letusan yang mengambrukkan badan gunung ini hingga membentuk kaldera, yang terjadi ±105.000 tahun yang lalu.
Episode ketiga letusan Gunung Sunda dibagi lagi menjadi tiga fase letusan: Pertama fase plinian, letusan dengan tekanan gas yang sangat tinggi, melontarkan material sebanyak 1,96 km3 ke angkasa, membentuk tiang letusan setinggi 20 km dengan payung letusan sepanjang 17,5 km dan lebarnya 7 km.
Kedua fase freatomagmatik, letusan yang melontarkan awan debu dengan butiran-butiran kerikil gunungapi, volumenya 1,71 km3.
Ketiga fase ignimbrit, yang terjadi ±105.000 tahun yang lalu, yang menurut penelitian Rudy Dalimin Hadisantono (1988), volume yang dilontarkannya sebanyak 66 km3, yang mengarah ke baratlaut, selatan, dan timurlaut dari pusat letusan, menutupi kawasan seluas 200 km2 dengan rata-rata ketebalan 40 meter, seperti dapat dilihat di Ciseupan, di Campaka, Cisarua, Kampung Manglayang, Cipeusing, dll. Belum terhitung 40% dari total material gunungapi yang melayang-layang di angkasa dan jatuh di belahan bumi yang sangat jauh. Karena banyaknya material yang dikeluarkan, mengakibatkan ambruknya sebagian besar dari tubuh Gunung Sunda, membentuk kaldera seluas 6,5 x 7,5 km.
Pada letusan dahsyat fase ketiga inilah material letusan Gunung Sunda dengan seketika mengubur apa saja yang ditimpanya. Hutan belantara terkubur bersamaan dengan mahluk hidup yang ada di dalamnya seperti badak, rusa, kijang, dan lain-lain yang sedang berada di lembah Ci Tarum, yang jaraknya ±35 km. dari pusat letusan (Umbgrove dan Stehn: 1929, R.W. van Bemmelen: 1936, Th. H.F. Klompe: 1956). Arang kayu seukuran drum yang melintang serah datangnya awan panas ditemukan di penggalian pasir Ciseupan, Cibeber, Kota Cimahi.
Dari uraian di atas, dapat ditarik kesimpulan, letusan Gunung Sunda fase ketiga itulah yang telah mengurug Ci Tarum Purba di utara Padalarang, membentuk danau raksasa, Danau Bandung (Bandoeng) Purba. Bagian sungai ke arah hilir yang tidak tertimbun disebut Ci Meta, sungai kecil dalam lembah besar Ci Tarum Purba.
Sewa Bus Pariwisata Bandung Murah

Jadi, yang selama ini dianggap bahwa letusan Gunung Tangkubanparahu yang telah membendung Ci Tarum itu terbantahkan, karena sebelum gunung ini meletus, ada gunung yang meletus sangat dahsyat, yaitu letusan Gunung Sunda.
Dari kaldera Gunung Sunda itu kemudian lahir Gunung Tangkubanparahu. Letusan-letusannya dibagi ke dalam dua kategori letusan, yaitu: letusan Gunung Tangkubanparahu tua, antara 90.000-10.000 tahun yang lalu, yang pernah meletus sebanyak 30 unit letusan, dan letusan Gunung Tangkubanparahu muda, antara 10.000 – 50 tahun yang lalu, yang meletus 12 unit letusan.
H. Tsuya menggolongkan derajat kehebatan letusan gunungapi ke dalam 9 tingkatan, mulai dari derajat satu, yang hanya menghembuskan fumarola hingga derajat IX yang melontarkan material gunungapi lebih dari 100 km3. Bila gunungapi itu mampu melontarkan material dari tubuhnya antara 10-100 km3 dapat digolongkan mempunyai derajat kehebatan VIII. Gunung Sunda termasuk kategori ini karena pada letusan fase ketiga melontarkan material vulkanik sebanyak 66 km3. Jumlah ini sebenarnya hanya 60%-nya saja, sebab yang dihitung hanya yang mengendap di permukaan. Sedangkan yang diterbangkan ke berbagai penjuru bumi tidak dihitung, jumlahnya mencapai 40%. Bila seluruhnya dijumlahkan, kedahsyatan Gunung Sunda mendekati kategori IX.
Sebagai bandingan, letusan dahsyat Gunung Krakatau 1883 hanya melontarkan material sebanyak 18 km3, dan letusan Gunung Tambora tahun 1815 menghamburkan 150 km3, dengan derajat kehebatan IX (K. Kusumadinata, 1979).
Jadi begitu tapi ni Cuma sebagian kecil dari seluruh kisah si sangkuriangyang patah hati tapi jangan sedih ada kelanjutanya ko.





Selasa, 29 April 2014

PAKET WISATA PANGANDARAN 2 HARI 1 MALAM



 Satu lagi persembahan dari kami dari DIKI TOUR BANDUNG "Paket Outbound" rasakan serunya Paket Hemat, harga mulai     Rp 375.000
 Nikmati Panorama Alam Citumang, rasakan kesejukannya..Green Canyon merupakan salah satu objek wisata terkenal di Pangandaran..

Panorama Alam Citumang

Jika anda mendengar tempat wisata Pangandaran, pasti di benak anda yang terlintas adalah pantai, ya memang benar tapi....read more

   
Paket Wisata Pangandaran
Paket Hemat     Paket 1 Day Full     Paket Outbound     Hubungi Kami
2-4 Orang Rp. 400.000/PAX
   
Peserta Minimal 5 Orang, tarif Rp 150.000/PAX
   
Rp. 135.000,-/orang
Destinasi:
Green canyon, batu karas, batu hiu, taman wisata alam pangandaran, goa alam (goa jepang, situs batu kalde, goa panggung, goa parat, goa miring) , pasir putih pangandaran.
   
Destinasi:
Green canyon, batu karas, batu hiu.
   
Fasilitas:
Fasilitator, Instalasi kegiatan,asuransi, Lunch, Air mineral, Tiket masuk Taman Wisata Alam Pangandaran.
   

Email: dikiwinando@gmail.com

SMS/Tlp:0821 86160901

PIN BB:

2A525D79 - 28B9EC1B

 Twitter : dickyevolution3

Hotel di Pangandaran

Pangandaran adalah tempat wisata populer di Indonesia bahkan mancanegara, tak heran wisatawan lokal maupun mancanegara ramai mengunjungi Pangandaran, sebagai tempat wisata yang sangat populer Pangandaran memliki banyak hotel dan penginapan untuk sekedar melepas lelah anda selepas melakukan kegiatan wisata di Pangandaran, hotel di Pangandaran memliki harga yang sangat bervariasi, mulai dari 150 rb hingga 1,5 juta / malam, Informasi Pangandaran selaku vendor Paket Wisata Pangandaran senantiasa memberikan yang terbaik untuk para wisatawan yang hendak melakukan kegiatan wisata di Pangandaran, informasi hotel pangandaran, reservasi hotel di Pangandaran dan akomodasi Paket Wisata di Pangandaran kami sajikan secara lengkap untuk memnuhi kebtuhan anda dalam kegiatan wisata.

Informasi Wisata Pangandaran

Informasi Pangandaran merupakan layanan online yang menyajikan, informasi wisata pangandaran, berita hari ini pangandaran, dan melayani paket wisata pangandaran, Informasi Pangandaran bekerjasama dengan hotel hotel di Pangandaran sehingga akan memudahkan bagi para wisatawan untuk sekedar mencari informasi hotel dan penginapan serta booking hotel secara online, Informasi Pangandaran memiliki Tour Guide Profesional yang akan memandu para wisatawan untuk mengorganisir kegiatan wisata selama di Pangandaran, Informasi Pangandaran juga memiliki banyak program program wisata yang sangat memuaskan.

Liburan ke Pangandaran

Liburan ke Pangandaran : Banyak orang bilang Pangandaran Bali kedua, waw tidak terlalu berlebihankah? oh tidak memang Pangandaran memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan tempat tempat wisata lain diantara tempat tempat wisata lain, diantara tempat tempat wiata di Pangandaran yang menjadi faforit diantaranya Pasir Putih yang terlihat elok dengan hamparan pasir berwarna putih yang memukau, tak heran jika tempat ini menjadi faforit, temapt lain yang tak kalah menariknya adalah Taman Wisata Alam Pangandaran beranekan Flora dan Fauna akan memanjakan anda dalam berpetualang   Read More

Objek Wisata Green Canyon

Objek Wisata Green Canyon : Untuk yang baru mendengar mungkin anda sedikit heran,dan tercengang bahwa INDONESIA (yang tepatnya di Kampung Curug , Desa Cijulang, Pangandaran , JAWA BARAT) juga tak kalah hebat karena memiliki GREEN CANYON (salah satu objek wisata yang namanya rada nyerempet terdengar seperti GRAND CANYON yang ada di AMERIKA). Tapi tenang saja,selain namanya yang sedikit terdengar mirip, Green canyon juga memiliki keunikan dan keasrian alam yang tak kalah menarik dengan objek wisata di Penjuru Tanah air,bahkan dunia. Awal mulanya sebelum dikenal masyarakat luas,tempat  Read More

Touring ke Pangandaran

Obati kepanatan anda yang diakibatkan oleh rutinitas pekerjaan anda sehari hari dengan Touring ke Pangandaran, kami Informasi Pangandaran akan memandu dan mengakomodasi kegiatan touring anda selama di Pangandaran, dengan menggunakan jasa kami kegiatan touring anda akan lebih terarah dan pastinya anda tidak perlu repot repot mengatur jalannya kegiatan touring. Akomodasi penginapan / hotel, catering dan route wisata di Pangandaran serahkan sama kami, anda akan dipandu oleh Tour Lieader kami yang sangat berpengalaman,  dengan Tour Lieder kami anda pasti nyaman.

Pangandaran



Mari kita lihat Pangandaran khususnya dari sektor wisatanya, jika anda berada di Pantai barat Pangandaran anda akan disuguhkan dengan deburan ombak yang tenang, ditempat ini anda bisa melakukan aktifitas bermain air atau berenang, dan hamparan pasir di harim Pantai Barat Pangandaran ini sangat cocok untuk sekedar bermain pasar, sangat mengasyikan tentunya, atau anda bisa bermain bola mini tenntu hal ini menimbulakan keakraban antar rekan anda dan keluarga anda, segala kepenatan akibat rutinitas kerja sehari hari akan sirna tergantikan olah rasa kebersamaan dan kebahagiaan, jika anda berada di sore hari anda bisa menyaksikan Indahnya Sunset.

Jika anda masuk ke Taman Wisata Alam Pangandaran, anda akan akan disambut oleh ratusan bahkan ribuan Monyet, tapi jangan khawatir Monyet monyet disni tidak membahayakan keselamatan anda, sebetulnya tidak hanya Monyet yang ada di Taman Wisata Alam Pangandaran, banyak sekali Floura dan Fauna disini. disini juga terdapat banyak Goa Goa alam dan dan Goa Goa Peninggalan Jaman Jepang yang dikenal sebagai Goa Jepang, Elemen elemn tersebut semakin memperkaya Taman Wisata Alam sebagai salah satu objek wisata di Pangandaran, selain itu disini anda bisa mengadakan kegiatan Outbound, Informasi Pangandaran menerima Akomodasi Outbound untuk lebih jelasnya bisa dilihat disini Daftar Paket Outbound Informasi Pangandaran.

Mari Kita menuju ke sebelah Timur Pantai Pangandaran Pantai ini disebut Pantai Timur Pangandaran, Pantai Timur Pangandaran ini tidak kalah menariknya dari Pantai Barat Pangandaran, disini anda bisa menyaksikan para nelayan yang menjaring Ikan, sebuah Pemandangan yang sangat menarik, tak cukup sampai disini, bagi anda yang ingin menguji adrenalin anda disinilah tempatnya, di Pantai Timur Pangandaran banyak penyedia Eater Sport dengan harga yang ekonomis, anke macam Kulinerpun disini sangat bervariasi, mulai dari warung kecil sampai dengan Resto.

Jika kegiatan wisata anda ingin lebih mudah tentunya anda harus menggunakan Tour Leader, Informasi Pangandaran memberikan penawaran terbaik untuk Liburan selama di Pangandaran berupa paket Liburan Pangandaran yang merupakan paket spesial untuk mereka yang ingin menggunakan waktu liburannya semaksimal mungkin, dan tentu harga tetap murah. Kalo anda ingin paket yang lebih murah dan hemat, anda bisa pilih paket wisata hemat. Tidak hanya itu kami juga menyediakan paket paket Wisata Pangandaran  yang lain seperti:

    Paket Tour Pangandaran
    Paket Wisata Pangandaran
    Taman Wisata Alam Pangandaran
    Paket Outbound
    Paket Bulan Madu
    Body Rafting
    Paket Liburan Pangandaran (Paket Khusus)



Jelajah Pangandaran merupaka istilah dari sebuah kegiatan wisata di Pangandaran dimana kegiatan wisata tersebut dimaksudkan untuk menjelajahi tempat tempat asyik di objek wisata pangandaran, tempat tempat asyik yang sangat sayang jika dilewatkan.


   
Daftar Paket Wisata:

    Paket Wisata Hemat Pangandaran
    Paket Tour Pangandaran
    Paket Wisata Pangandaran
    Taman Wisata Alam Pangandaran
    Paket Outbound
    Paket Bulan Madu
    Body Rafting



   
Pesan Sekarang Juga
Form Reservasi Paket Wisata
Paket Wisata Pangandaran
Paket Wisata Pangandaran Green Canyon
Kegiatan Outbound

Informasi Pangandaran
Beragam berita aktual seputar Pangandaran kami sajikan, Kami informasipangandaran.com senantiasa menyuguhkan informasi aktual seputar pangandaran, Informasi wisata dan sisi lain masyarakat Pangandaran secara lengkap. Begitu pentingnya informasi sehingga kami tergerak untuk memberikan Informasi -informasi untuk menambah wawasan dan sebagai sumber inspirasi
BOOKING Hotel

Keuntungan Reservasi Hotel Online: Dengan reservasi hotel secara online membuat kegitan wisata anda semakin efisien, dalam hal ini tidak ada penambahan cost, jadi jangan khawatir anggaran wisata anda tidak akan berkurang.

UNTUK MELAKUKAN ORDER SILAHKAN ISI FORM RESERVASI DI BAWAH INI

Body Rapting     Paket Honeymoon     Paket TWA     Booking Hotel
MINIMAL 5 ORANG Tarif

Rp. 250.000 / Pax
   
2 Hari / 1 Malam tarif
Rp 1.500.000 / Pasangan
   
Minimal 5 Orang
Rp. 50.000 / Pax
   

Kami melayani reservasi hotel di Pangandaran secara online


Destinasi :
Aliran Sungai Green Canyon

Fasilitas :
Makan, Snack, Air Mineral, Peralatan, Instruktur
   
Destinasi:
Green Canyon, Batu Karas, Batu Hiu, Karang Nini, Wisata Bahari Pangandaran..
Fasilitas :
Hotel AC, Tour Guide
   
Destinasi:
Taman wisata alam pangandaran, goa - goa (goa jepang, situs batu kalde, goa panggung, goa parat, goa miring)alam, wisata bahari.